Saturday, October 25, 2014
   
Text Size

PEMANFAATAN LIMBAH KAYU SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF BIOMASSA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lancang Kuning melakukan Survey Potensi bahan Baku Wood Pellet dari Limbah Kayu sebagai Energi Alternatif Biomassa sebagai bahan seminar awal yang bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Riau, Jum'at (19/4).
 
 
Cadangan minyak bumi di Indonesia diperkirakan akan habis dalam kurun waktu 18 tahun atau tahun 2023 dengan rasio cadangan pada tahun 2004. Sedangkan gas diperkirakan akan habis dalam kurun waktu 61 tahun dan batu bara 147 tahun. Kebutuhan energi semakin besar dari waktu ke waktu, sementara bahan bakar berbasis fosil untuk masa yang akan datang jumlahnya semkin berkurang. Untuk mengantisipasi hal tersebut diperlukan bahan baku lain yang sifatnya dapat diperbaharui yaitu biomassa yang berasal dari tumbuhan.
 
Wood pellet merupakan sumber energi alternatif yang dikembangkan dari hasil hutan. Wood pellet adalah partikel kayu yang dipadatkan yang digunakan sabagai bahan bakar, dan merupakan hasil pengempaan biomassa (kayu) yang memiliki tekanan yang lebih besar dibanding briket.
 
Adapun tujuan srvey seminar tersebut adalah untuk mengetahui jenis-jenis sumber bahan baku wood pellet di Riau, mengetahui distribusi bahan baku wood pellet di Riau, mengetahui potensi bahan baku wood pellet pada masing-masing jenis dan lokasi, mendesain dan membuat alat wood pellet skala rumah tangga, membuat wood pellet dengan berbagai jenis bahan baku yang tersedia, serta meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memproduksi wood pellet dan menyediakan bahan baku secara berkesinambungan.
 
Wilayah penelitian yang dilakukan mencakup Provinsi Riau, dengan fokus studi di 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kota Pekanbaru. Ekstrapolasi dari ketiga fokus studi tersebut untuk pendekatan ke tingkat Provinsi. (ips)