Friday, August 01, 2014
   
Text Size

Prinsip Dasar Pembangunan Sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca

Tujuan utama dari UNFCCC (United National Framework Convention on Climate Change- Kerangka Kerja PBB untuk Konvensi Perubahan Iklim) Untuk mencapai … stabilisasi konsentrasi ga-gas rumah kaca di atmosfer pada tingkat yang tidak membahayakan sistem iklim”

Prinsip-prinsip dasar dalam pembangunan sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca

Rizaldi Boer

Centre for Climate Risk and Opportunity Management in South East Asia and Pacific (CCROM SEAP) Bogor Agriculture University

 

PENDAHULUAN

-      Tujuan utama dari UNFCCC (United National Framework Convention on Climate Change- Kerangka Kerja PBB untuk Konvensi Perubahan Iklim)

¨  “Untuk mencapai … stabilisasi konsentrasi ga-gas rumah kaca di atmosfer pada tingkat yang tidak membahayakan sistem iklim

-  Konvensi tidak mendefinisikan secara spesifik seberapa besar “tingkat membahayakan”, kapan periode waktu untuk melakukan aksi mitigasi

-   Tetapi konvensi menyebutkan bahwa tingkat stabilisasi harus dicapai dalam periode waktu yang mencukupi:

¨  Bagi ekosistem untuk beradaptasi secara alami terhadap perubahan iklim

¨  Untuk menjamin produksi pangan tidak terancam dan

¨  Untuk membangun ekonomi secara berkelanjutan

- Indonesia telah meratifikasi konvensi pada Agustus 1994 melalui UU no 6/1994

-  Sebagai pihak penandatangan konvensi, Indonesia terikat pada komitmen yang disepakati dalam konvensi

Komitmen Para Pihak

-  Menyusun Komunikasi Nasional

¨  Inventarisasi GRK Nasional

¨  Deskripsi tentang langkah-langakh yang diambil untuk mencapai tujuan konvensi (adaptasi dan mitigasi), dan

¨  Informasi lainnya yang relevan dengan pencapaian tujuan konvensi

Decision 17/CP.8: Inventori GRK

-     Melaporkan emisi dari sektor energi dan proses industri, pertanian (sawah dan ternak), perubahan lahan dan kehutanan, dan limbah untuk tiga jenis gas utama CO2, CH4 , and N2O (untuk 1990 or 1994 dan 2000 serta tahun lainnya).

Kategori sumber utama emisi (Key source categories), sumber emisi yang memberikan kontribusi besar terhadap jumlah emisi total dan trennya

Mendorong para pihak untuk melaporkan tentang pengaturan kelembagaan (Institutional Arrangement) terkait dengan prosedur dalam mengumpulkan dan menyimpan data untuk penyusunan inventori termasuk upaya menjadikannya sebagai proses yang berkelanjutan, termasuk peran dari lembaga yang terlibat

Mendorong para pihak untuk melaporkan emisi carbon monoxide (CO), nitrogen oxides (NOx) dan non-methane volatile organic (NMVOCs) dan menyediakan informasi untuk sumber emisi gas HFCs, PFCs & SF6

Mendorong para pihak untuk melaporkan tingkat uncertainty terkait dengan data inventori dan asumsi yang digunakan dan metode yang digunakan untuk menduga uncertainty ini. 

KESEPAKATAN PARA PIHAK UNTUK INVENTORI GRK

Para pihak setuju untuk “ membangun, mengupdate secara periodik, menyediakan … inventarisasi emisi nasional menurut sumber (source) dan rosot (sink) untuk semua jenis gas yang tidak diatur dalam Protokol Montreal, dengan menggunakan metodologi yang dapat diperbandingkan yang disetujui oleh para pihak (UNFCCC, 1992). 

-    Metodologi yang dapat diperbandingkan ialah metode-metode yang disusun oleh Intergovernmental Panel on Climate  Change (IPCC)

Metodologi Perhitungan Emisi

-   IPCC Guideline 1996, petunjuk perhitungan emisi GRK semua Sektor

-   IPCC GPG 2000, petunjuk melakukan Uncertainty Analysis

-        IPCC GPG 2003, petunjuk perhitungan emisi GRK untuk LULUCF

-   IPCC Guideline 2006, petunjuk perhitungan emisi GRK semua sektor revisi dari IPCC Guideline 1996, tapi masih belum disetujui oleh para pihak penandatangan konvensi

IPCC Guideline 2006 dibanding Pedoman sebelumnya (IPCC Guideline 1996)

-   Lebih akurat: metode sudah diupdate dan nilai default sudah diperbaiki berdasarkan kajian terkini

-   Lebih komplit dan konsisten dari sisi jenis sumber dan rosot, khususnya sektor penggunaan lahan dan kehutanan

Mengurangi sumber kesalahan: kategorsi sumber emisi sudah ditataualang sehingga memperkecil kemungkinan double counting

-        Lebih jelas dan relevan

Prinsip Dasar dalam Membangun Inventory (TACCC)

-    Transparan (Transparancy): semua dokumen dan sumber data yang digunakan dalam penyusunan inventori tersedia dan terdokumentasi dengan baik sehingga orang dapat mengetahui bagaimana inventori disusun

-       Akurat (Accuracy): inventori yang disusun harus diupayakan sedapatmungkin tidak under atau over estimate

-     Komplit (Completeness): mencakup semua jenis gas dari semua sumber dan rosot.  Apabila tidak diduga harus disebutkan disertai justifikasinya

-    Konsisten (Consistency): estimasi emisi dan serapan untuk semua tahun harus menggunakan metode yang sama dengan sumber dan rosot yang sama juga sehingga perbedaan emisi antar tahun benar merefleksikan perubahan emisi dari tahun ke tahun bukan sebagai akibat perubahan metode yang digunakan atau bertambah/berkurangnya sumber atau rosot

-    Komparabel (Comparability): Inventarisasi GRK harus dilaporkan sedemikian rupa sehingga dapat dipebandingkan dengan iventarisasi GRK negara lain

Proses Review Sistem Inventarisasi untuk Annex 1

-      Satu lembaga yang bertangungjawab terhadap semua proses penyusunan inventori. 

-      Adanya basis legal pada tingkat nasional untuk melaksanakan inevntarisasi GRK (Perpres sedang dirancang – PERDA?)

-     Perencanaan untuk penyelesaikan inventarisasi GRK setiap tahun, termasuk siapa yang bertagungjawab dan metodologinya

-     Kerangka kerja dengan lembaga dan organisasi lain yang terlibat dalam penyusunan inventori

-     Proses dan rencana untuk melaksanakan proses pengecekan kualitas dan jaminan kualitas inventori termasuk konsistensinya dengan pedoman pelaporan yang ditetapkan oleh UNFCCC dan IPCC

-     Proses perbaikan inventori yang berkelanjutan

-     Proses untuk menjamin bahwa semua sumber yang digunakan dalam penyusunan inventori terdokumentasi dengan baik

-     Sistem pengelolaan data elktronik

-     Sistem penyimpnan informasi invenmtori

Belajar dari Annex 1, minimal yang perlu dilakukan dalam membangun Sistem Inventarisasi GRK yang baik:

-       Adanya mekanisme kelembagaan yang menjamin keterwakilan dan konsistensi seri data yang dikumpulkan

-     Adanya sistem untuk menduga ketidaktepatan (uncertainties) data pada berbagai kategori dan juga hasil inventory secara keseluruhan

-  Adanya prosedur untuk menilai kepastian dan kualitas data (QA/QC) sehingga bisa dilakukan pengecekan ulang selama         kompilasi data inventory

-       Adanya dokumentasi dan sistem penyimpanan data dan laporan yang baik sehingga dapat digunakan selama proses review dan penilaian keandalan hasil dugaan emisi dalam inventori

Membangun Inventarisasi GRK

-     Inventarisasi Gas Rumah Kaca adalah kegiatan untuk memantau dan menghitung tingkat dan status gas rumah kaca dari berbagai sumber emisi (source) dan penyerapnya (sink) akibat kegiatan manusia (antropogenik)

¨  Tingkat emisi gas rumah kaca adalah kondisi emisi gas rumah kaca pada satu waktu tertentu.

¨  Status emisi gas rumah kaca adalah kondisi emisi gas rumah kaca dalam satu kurun waktu tertentu yang dapat diperbandingkan berdasarkan hasil penghitungan gas rumah kaca yang menggunakan metode dan faktor emisi/serapan yang konsisten.

Menghitung Emisi GRK?

-    Emisi Gas Rumah Kaca (E) adalah lepasnya/terserapnya gas rumah kaca ke/dari atmosfer pada suatu area dalam jangka waktu tertentu akibat dari pelaksanaan suatu kegiatan

¨   E = DA * FE

-     Data aktivitas (DA) adalah informasi terhadap pelaksanaan suatu kegiatan yang melepaskan atau menyerap gas rumah kaca yang dipengaruhi oleh kegiatan manusia.

-    Faktor Emisi (FE) adalah besaran yang menunjukkan jumlah emisi gas rumah kaca yang akan dilepaskan dari suatu aktivitas tertentu.   Faktor emisi juga digunakan untuk menunjukkan jumlah serapan gas rumah kaca yang ada di atmosphere kembali ke dan disimpan di sistem lahan melalui aktivitas tertentu

Hubungan Inventori dan RAN GRK

-     Decision 1/CP.13: ‘…Aksi kerjasama jangka panjang (Long-term Cooperative Action LCA) dalam upaya memperkuat aksi nasional/internasional untuk memitigasi perubahan iklim:

¨  Aksi dan komitmen mitigasi nasional yang dapat diukur, dilaporkan dan diverifikasi (MRV), termasuk tujuan untuk mengurangi dan membatasi jumlah emisi oleh semua negara maju

¨  Aksi-aksi mitigasi yang tepat secara national (NAMA) oleh negara berkembang dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan didukung oleh teknologi, biaya dan pembangunan kapasitas yang bersifat dapat diukur, dilaporkan dan diverifikasi (MRV)

¨  Pendekatan kebijakan dan insentif positif terhadap isu yang berkaitan dengan penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan di negara berkembang

Implikasi Bagi Negara Berkembang

-    Perlu partisipasi semua pihak dalam mengukur, melaporkan dan memverfikasi sumber dan tingkat emisi (Inventarisasi emisi GRK) dan upaya penurunannya (mitigasi GRK)

-      Pemerintah saat ini sedang dalam proses penyusunan Peraturan presiden untuk MRV dan Penyusunan Sistem Inventarisasi GRK Nasional (SIGN) dan Rencana Aksi Nasional GRK (RAN GRK)

-      Pemprof Riau perlu pro-aktif dalam menyusun strategi penurunan emisi sejalan dengan kebijakan nasional supaya peluang dukungan baik dana maupun teknologi serta pembangunan kapasitas dapat diakses lebih awal

Bagaimana Daerah dapat memanfaatkan dukungan internasional untuk melakukan pembangunan rendah emisi

-     Secara pro-aktif menyusun strategi penurunan emisi sejalan dengan kebijakan nasional supaya peluang dukungan baik dana maupun teknologi serta pembangunan kapasitas dapat diakses lebih awal

-        Perlu persiapan agar langkah pro-aktifnya dapat diakui secara internasional

¨  Penyusunan emisi baseline (BAU)

¨  Penyusunan strategi pembangunan rendah emisi

¨  Pengembangan sistem Inventarisasi emisi GRK dan upaya penurunannya dan registrasinya

¨  Pengembangan sistem MRV