Saturday, November 01, 2014
   
Text Size

Wilayah Administratif

Luas Wilayah dan Batas Wilayah

Provinsi Riau secara geografis, geoekonomi dan geopolitik terletak pada jalur yang sangat strategis baik pada masa kini maupun pada masa yang akan datang karena terletak pada jalur perdagangan Regional dan Internasional di kawasan ASEAN melalui kerjasama IMT-GT dan IMS-GT. Setelah terjadi pemekaranan wilayah, Provinsi Riau yang dulunya terdiri dari 16 kabupaten/kota sekarang hanya tinggal 11 kabupaten/ kota setelah Provinsi Kepulauan Riau terhitung 1 Juli 2004 resmi menjadi provinsi ke 32 di Indonesia.

Keberadaan Provinsi Riau membentang dari lereng Bukit Barisan sampai ke Laut Cina Selatan, terletak antara 1o 15’ Lintang Selatan sampai 4o 45’ Lintang Utara atau antara 100o 03’ – 109o 19’ Bujur Timur Greenwich dan 6o 50’ – 1o 45’ Bujur Barat Jakarta.

Adapun batas-batas Provinsi Riau bila dilihat posisinya dengan negara tetangga dan provinsi lainnya adalah sebagai berikut :
a. Sebelah Utara : Selat Singapura dan Selat Malaka
b. Sebelah Selatan : Provinsi Jambi dan Selat Berhala
c. Sebelah Timur : Provinsi Kepulauan Riau dan Laut Cina Selatan
d. Sebelah Barat : Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Dari posisi ini kelihatan bahwa Provinsi Riau berbatasan langsung dengan 4 (empat) provinsi lainnya, yaitu ; Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi dan Kepulauan Riau. Di samping itu juga berhadapan langsung dengan 2 (dua) negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia. Kondisi ini secara ekonomi justru akan memberikan keuntungan bagi Provinsi Riau apabila bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada. Peluang tersebut tidak saja di sektor ekonomi tetapi bisa disektor lainnya. Memasuki era otonomi daerah, permasalahan batas-batas daerah menjadi mengemuka. Dikatakan penting karena terkait langsung dengan upaya penambahan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kepastian hukum bagi masing-masing daerah. Dalam konteks penyelesaian batas-batas daerah dibentuk tim dari masing-masing daerah dan dibawah koordinasi Tim Penyelesaian dan Penetapan Batas Daerah (TPPBD). TPPBD Provinsi Riau dibentuk dengan Keputusan Gubernur Riau tanggal 26 Novemper 2001 Nomor : Kpts.530/XI/2001 dan disempurnakan dengan Keputusan Gubernur Riau tanggal 22 Maret 2003 Nomor : 137/III/2003.

Pengelolaan batas-batas Provinsi Riau meliputi batas Provinsi Riau dengan Provinsi Jambi, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Perkiraan panjang batas Provinsi Riau dengan Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Jambi adalah :
Batas Riau – Sumatera Barat : 468 Km
Batas Riau – Sumatera Utara : 307 Km
Batas Riau – Jambi : 306 Km

Pada tahun 2004, panjang batas wilayah Provinsi Riau dengan Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Jambi yang sudah ditetapkan tata batasnya adalah :
Batas Riau – Sumatera Barat Sepanjang : 448,5 Km
Batas Riau – Sumatera Utara Sepanjang : 307 Km
Batas Riau – Jambi Sepanjang : 306 Km

Dengan demikian sampai dengan akhir tahun 2004 panjang batas yang belum diukur adalah :
Batas Riau – Sumatera Barat Sepanjang : 19,5 Km
Batas Riau – Sumatera Utara Sepanjang : selesai
Batas Riau – Jambi Sepanjang : selesai

Persoalan mengenai batas-batas wilayah merupakan persoalan yang harus segera di tuntaskan, tidak saja antar provinsi tetapi juga antar kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau. Perkiraan batas kabupaten di wilayah Provinsi Riau adalah 2.222 Km. Pada tahun 2004 kegiatan penyelesaian batas kabupaten yang dilaksanakan adalah pelacakan garis batas antar kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Riau dengan perincian sebagai berikut :
Indragiri Hulu – Indragiri Hilir : 76 Km
Kampar – Kuantan Singingi : 97,5 Km
Kampar – Siak : 10 Km
Pelalawan – Indragiri Hilir : 69 Km
Pekanbaru – Kampar : 27 Km
Pekanbaru – Siak : 10 Km

Luas wilayah Provinsi Riau setelah dimekarkan menjadi 86.461,91 Km2 dari luas sebelumnya 329.867,61 Km2. Dari 16 kabupaten/kota sekarang menjadi 11 kabupaten/ kota dengan rincian luas masing-masing kabupaten/kota sebagai berikut :
1) Kabupaten Kuatan Singingi : 7.656,03 Km2
2) Kabupaten Indragiri Hulu : 8.198,26 Km2
3) Kabupaten Indragriri Hilir : 11.605,97 Km2
4) Kabupaten Pelalawan : 11.987,90 Km2
5) Kabupaten Siak : 8.423,08 Km2
6) Kabupaten Kampar : 9.756,74 Km2
7) Kabupaten Rokan Hulu : 6.163,68 Km2
8) Kabupaten Bengkalis : 11.614,78 Km2
9) Kabupaten Rokan Hilir : 8.881,59 Km2
10) Kota Pekanbaru : 446,50 Km2
11) Kota Dumai : 1.727,38 Km2


Terdapat 15 sungai di Provinsi Riau, diantaranya ada 4 (empat) sungai yang mempunyai arti penting sebagai prasarana perhubungan, yaitu Sungai Siak (300 Km) dengan kedalamam 8 – 12 m, Sungai Rokan (400 Km) dengan kedalaman 6-8 m, Sungai Kampar (400 Km) dengan kedalaman lebih kurang 6 m dan Sungai Indragiri (500 Km) dengan kedalaman 6 – 8 m. Sungai-sungai tersebut membelah dari pegunungan dataran tinggi Bukit Barisan dan bermuara ke Selat Malaka dan Laut Cina.